setelah semua nya tidur pada saat jam 12 malam zara dan lina terbangun karena mimpi buruk , "ahh!! jangan" seru zata dan ia terbangun. "kakek maaf jangan!" seru lina dan ia terbangun dengan ekspresi ketakutan.
"eh napa lu?" tanya Zata mengambil air mineral di meja, "gue mimpi serem banget serius" jwb lina. "oh ya yuk kita ke tempat buku-buku tua" aja Zata yang keberaniannya tinggi (jauh dari penulis cerita ini).
Zata dan lina keluar dari kamar , dan didepan pintu ada foto-foto kakek yang datang di mimpi nya Zata dan Lina. "aduh gimana nih" gumam zata, "sepertinya ini" kata lina memalingkan wajahnya dari foto.
Zata dan lina buru-buru ke tempat penyimpanan buku tua milik kakek nya rena, kata rena kakeknya menjaga buku supaya tidak dicuri. Zata dan Lina masuk ke ruangan yang gelap dan ada sayup-sayup angin padahal tidak ada jendela maupun fentilasi.
Zata gemetaran dan ia mengenggol buku ,buku itu jatuh. buku itu bergambar orang yang matanya keluar darah saat difoto. Zata mengingat perkataan Rena "jangan baca buku ini apalagi lihat gambarkan kalau kalian menikmati penderitaannya" . Zata takut dan lina mengambil buku karena penasaran , "oh ini bukunya" kata lina membuka buku itu dan ia tak sengaja ia melihat gambar orang itu difoto mataynya berdarah.
"jangan buka itu" bisik Zata sambil mengembalikan buku itu kerak buku yang semula. "buku itu terkutuk, aduh kenapa aku baru ingat" gumam Lina, "kamu ingat kan?" tanya Zata serius.
"ya aku ingat" jawab lina dengan muka yang ketakutan dan kaget, "kita harus minta izin tapi gimana? oh ya kakek aku cuman ingin membaca kok" kata Lina yang melihat kakek-kakek mendekatinya, kakek itu penjaga ruangan buku-buku tua ini.
jangan salah kakek itu bukan orang tapi arwah yang setia menjaga buku ini ,"tidak apa-apa nak , tapi jangan baca buku yang ada perempuan matanya berdarah itu berbahaya" jawab arwah kakek dengan ramah.
"terima kasih" kata Zata dan Lina dengan senyum walaupun sedikit ketakutan, dan arwah kakek itu pergi. Zata dan Lina mencari buku tentang kejadian-kejadian urban legend yang jadi kenyataan. ''emang disini ada buku kejadian2 urban legend?" tanya Zata, "ada kata Rena sih begitu . oh ya dia kan orangnya gak ada kepastian saat memberi info" jawab Lina.
sudah jam 3 pagi zata dan lina masih mencari buku , buku-buku disini ada sejarah-sejarah,dan buku yang paling banyak adalah buku urban legend.
puisi jepang yang terkutuk pun ditemukan zata, sungguh puisinya seram (penulis: kalian bisa mencari sendiri karena puisinya ekstrim dan membuat orang kecelakaan).
buku-buku urban legend yang sudah lapuk dan zata menemukan tulisan bercak darah 'pergi dari sini' . "ayo kita ke kamar " kata Zata panik dan langsung lari ke kamar, lina santai sambil baca novel yang menurutnya sangat seru (cerita pembunuhan lina sangat suka cerita sadis).
tiba-tiba ada
kepo?
ada hantu yang muncul dari yang buku yang lina baca, hantu itu berwarna merah darah dia mempunyai lubang mata dan darah disekitar tubuhnya. "kamu senang ya kalau aku disiksa?" kata hantu itu kepada lina. lina sangat ketakutan dan berlari , "kenapa tuh orang malah ga jawab pertanyaan, gue kan cuman nanya" kata hantu itu sambil memasang matanya.
"nah gini jadi mendingan, jadi manusia mau jawab pertanyaannya gue" kata hantu tersebut.
HANTU itu menghilang..
ehh bukan menghilang maksudnya hantu itu membaca buku.
"wah, ternyata banyak sekali bukunya. ceritanya juga seru2" kata hantu itu terbang dan mengambil buku novel.
dan datang lah arwah kakek-kakek yang memakai jubah hitam , memakai topi hitam sambil memegang buku misterius.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar