playlist

Translate to your language :)

Selasa, 18 Juni 2013

research of ghost part 1

suatu hari ada 4 perempuan yang memiliki hobi yang aneh. mereka suka menyelidiki tentang hantu dan suka membaca cerita urban legend,

pada pagi buta Zata bangun untuk sekolah hari ini di sekolah ada class meeting sebenarnya dia malas tapi karena temannya mau menceritakan cerita yang seru dan menakutkan. "hari inikan mau cerita-cerita" kata Zata dalam hati sambil buru-buru ke sekolah .

di sekolah...

Zata datang dan melihat ketiga temannya sedang menceritakan bloody marry, "kalian tahu kan bloody marry itu-" kata Lina terpotong dengan sapaan Zata "hai". "oh ya kita ngomongnya sampai mana?" tanya Lina, "sampai bloody marry itu" kata Rena. "bloody marry itu setan dari amerika atau inggris. dia keluar dari kaca kamar mandi setelah kita manggil dia 3 kali" jelas Lina, "itu bukan cuman mitos tapi kenyataan bukti nya aku membuka blog dan penulis blog itu memanggil bloody marry dan mata kirinya dicakar tapi dia bilang matanya dicakar kucingnya" jelas Rena.

"oh ya saat aku membuka blog itu ada urban legend yang tidak begitu menakutkan ceritanya begini. ada nenek yang sangat kelaparan ia mencari makanannya di hutan dan ia mendapatkan jempol yang sangat besar lalu nenek itu memasak jempolnya dan memakannnya , setelah semua jempol dimakan dan masuk ke perutnya tiba-tiba ada raksasa yang menagih jempolnya. dan nenek itu bilang tidak ada lalu raksasa itu memakannya. keesokan harinya semua warga tidak melihat nenek nenek itu lagi." cerita Rena.

"jelas lah nenek2 nya gak ada kan sudah dimakan gimana sih!?" seru Zata

"tunggu dulu aku punya cerita lagi, ada perempuan yang selalu memakai pita kuning setiap hari-" kalimat rena terpotong oleh omongan zata "berarti ku gak boleh make benda yang berwarna kuning eh kata temenku dia kalo make benda yang kuning jadi apes" cemplos zata.

"tunggu dulu ceritanya belum selesai, perempuan itu selalu memakai pita kuning tanpa melihat baju yang ia pakai cocok atau tidak. dia tidak pernah melepasnya , dan temannya selalu menanyakan kenapa kamu selalu memakai itu dan dia bilang belum saatnya kamu tahu. suatu saat suaminya merawat wanita pita kuning yang sedang sakit, wanita pita kuning itu bilang sudah saatnya kamu tahu . dan ia membuka pita kuningnya .pita dan kepalanya jatuh bersamaan" cerita Rena membuat semuanya memegang lehernya.

"oh ya , aku baru ingat ada puisi yang dilarang untuk dibaca keras2 jika dibaca keras2 dia akan kena sial dan mungkin bisa meninggal dengan cara yang tidak wajar" kata Lina dengan muka santai. "kok lu santai serem tau" kata Rena lebay.

"oh ya rumah rena kan udah lama emang disana serem apa ga?" tanya Zata, "sebenarnya sih tergantung, kalo malem kadang2 aku takut ada hantu dirumahku" jawab Rena. " setiap malam aku takut dengan jendela depan kasurku karena aku pernah mimpi jendela terbuka dan pocong datang. aku sekarang selalu menutup jendelaku "  jelas Zata, "aku lebih parah malah menutup dengan semua barang dan tidak bisa dibuka lagi. rumahku kan sudah lama orang tuaku disuruh tinggal disitu karena rumah asliku membuat semua orang apes. setiap orang tinggal disitu akan sial dulu saja ada orang yang sukses bisnis nya setelah tinggal disitu menjadi bangkrut " kata Rena.

"itu sebabnya aku membiarkan aku tidak sma di jakarta daripada aku kena sial terus kan saat di rumah lamaku aku sering sakit-sakitan" lanjut Rena, "pantas saja kamu mau tinggal di rumah kakek mu" kata Zata. "rumah nenekku dilantai atas seram karena nenekku mengoleksi boneka jepang yang sudah tua, aku saya ke ruangan boneka itu harus ditemani. aku merasa mereka menatapku" kata Lina, "oh ya, katanya boneka mirip manusia itu ada setan yang masuk ke bonekanya kayaknya" kata rena yang sedikit kepastiannya kalau berbicara.

"rumah nenekku seram sekali boneka jepang yang tua dan seperti manusia" kata lina dengan ekspresi ketakutan, "oh ya besokkan libur mau gak nginep di rumah ku" tawar rena .

"mau aku ingin membaca buku tua milik kakekmu" kata lina bersemangat. "ok aku juga mau kok" kata Zata dengan senyum yang manis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar